TRIBUNJABAR.ID – Winger Paris Saint-Germain asal Brasil, Neymar, berpeluang menjadi nama besar pertama yang disisihkan oleh klubnya.
Barcelona pun kembali dikaitkan dengan salah satu mantan pemainnya tersebut.
Kabar mengenai kepergian Neymar muncul setelah komentar abu-abu dari presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi.
Nasser Al-Khelaifi tidak menjawab tegas saat ditanya mengenai keterlibatan Neymar dalam proyek masa depan klub.
Baca juga: Kata Sang Presiden, Ada Gebrakan Baru di Paris Saint-Germain, Tak Ada Jaminan Neymar Bertahan
“Kami tidak bisa membicarakan isu ini bersama media. Tentunya ada yang bertahan dan pergi, tetapi semua negosiasi dilakukan secara personal,” ucap Al-Khelaifi.
Segera setelah pernyataan Al-Khelaifi tersebut, Neymar pun dirumorkan kembali ke Barcelona.
Seperti dilansir BolaSport.com dari Sport, Neymar akan diobral ke Barcelona agar cepat terjual.
Harga sang pemain sayap menurun menjadi 50 juta euro (sekitar Rp780,7 miliar).
Nominal tersebut jelas menurun dari nilai penjualan Neymar ke PSG sebesar 222 juta euro (sekitar Rp3,4 triliun).
Hingga saat ini, Neymar bahkan masih memegang status sebagai pemain termahal di dunia.
Recent Posts
- Tributes paid to Not Just Travel operations executive Kristina Janes
- Humanizing Hospitality: How to Keep Guests and Hotel Teams Happy
- It’s Not in the Guidebooks Immersive Holiday Giveaway
- Irjen Karyoto Lantik 11 Pejabat Utama Polda Metro Jaya
- Virtuoso® Names the Nine Must-Have Experiences that Should be on Every Luxury Traveller’s List for 2025
Recent Comments